Blok Pesantren Desa Balerante - Kec. Palimanan - Kab. Cirebon 45161

.

logo

(0231) 342643 +628982697906

Blok Pesantren Desa Balerante - Kec. Palimanan - Kab. Cirebon 45161

07:30 - 19:00

Sabtu - Kamis

logo

123 456 789

info@example.com

Goldsmith Hall

New York, NY 90210

07:30 - 19:00

Monday to Friday

MENGENAL SEKILAS UNSUR-UNSUR PONDOK PESANTREN

Unsur-unsur pokok dalam sebuah pondok pesantren meliputi adanya Kyai. Masjid, Santri, Pondok dan Kitab Islam Klasik (atau kitab kuning), merupakan elemen unik yang membedakan sistem pendidikan pesantren dengan lembaga pendidikan lainnya. berdasarkan referensi beberapa sumber dapat di uraikan sebagai berikut :

Kyai:

Peran penting seorang Kyai dalam pendirian, pertumbuhan, perkembangan dan pengurusan sebuah pesantren berarti beliau merupakan unsur yang paling esensial. Sebagai pemimpin pesantren, watak dan keberhasilan pesantren banyak bergantung pada keahlian dan kedalaman ilmu, karismatik dan wibawa, serta ketrampilan kyai. Dalam konteks ini, pribadi Kyai sangat menentukan sebab beliau adalah tokoh sentral dalam sebuah pesantren.

Masjid:

Keterhubungan pendidikan Islam dan Masjid sangat dekat dan erat dalam tradisi Islam di seluruh dunia. Dahulu, kaum muslimin selalu memanfaatkan masjid sebagai tempat untuk beribadah dan juga sebagai tempat lembaga pendidikan Islam. Sebagai pusat kehidupan ruhani, sosial dan pendidikan Islam, masjid merupakan aspek kehidupan sehari-hari yang sangat penting bagi masyarakat muslim. Dalam lingkungan pesantren, masjid dianggap sebagai “tempat yang paling tepat untuk mendidik para santri, terutama dalam pelaksanaan praktek sholat lima waktu, khutbah, dan sholat Jumat serta pengajaran kitab-kitab Islam klasik.

Santri:

Santri merupakan unsur yang penting sekali dalam perkembangan sebuah pesantren karena langkah pertama dalam tahap-tahap membangun pesantren adalah harus ada murid yang datang untuk belajar dari seorang alim. Kalau murid itu sudah menetap di rumah seorang alim, baru seorang alim itu bisa disebut kyai dan mulai membangun fasilitas yang lebih lengkap untuk pondoknya. Santri biasanya terdiri dari dua kelompok, yaitu santri kalong dan santri mukim. Santri kalong merupakan bagian santri yang tidak menetap dalam pondok tetapi pulang ke rumah masing-masing sesudah selesai mengikuti suatu pelajaran di pesantren. Santri Kalong biasanya berasal dari daerah-daerah sekitar pesantren jadi tidak keberatan kalau sering pergi pulang. Makna Santri Mukim ialah putera atau puteri yang menetap dalam pondok pesantren dan biasanya berasal dari daerah jauh. Pada masa lalu, kesempatan untuk pergi dan menetap di sebuah pesantren yang jauh merupakan suatu keistimewaan untuk santri karena dia harus penuh cita-cita, memiliki keberanian yang cukup dan siap menghadapi sendiri tantangan yang akan dialaminya di pesantren.

Pondok:

Pemahaman sederhana istilah ‘Pondok’ adalah tempat sederhana yang merupakan tempat tinggal Kyai bersama para santrinya. Di Jawa, besarnya pondok tergantung pada jumlah santrinya. Adanya pondok yang sangat kecil dengan jumlah santri kurang dari seratus sampai pondok yang memiliki tanah yang luas dengan jumlah santri lebih dari tiga ribu. Tanpa memperhatikan berapa jumlah santri. Penempatan asrama santri wanita selalu dipisahkan dengan asrama santri laki-laki.

Kitab-Kitab Islam Klasik:

Kitab-kitab Islam klasik dikarang oleh para ulama terdahulu dan termasuk pelajaran mengenai macam-macam ilmu pengetahuan agam Islam dan Bahasa Arab. Dalam kalangan pesantren, kitab-kitab Islam klasik sering disebut kitab kuning oleh karena warna kertas edisi-edisi kitab kebanyakan berwarna kuning pada masa itu.

–romo nab —

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *